IHSG turun 0,27% tertekan aksi jual asing di saham-saham ini – IDNFinancials

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,27% atau 17,65 poin ke 6.423,51 pada sesi pertama Senin (21/9), di tengah transaksi di pasar saham yan

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,27% atau 17,65 poin ke 6.423,51 pada sesi pertama Senin (21/9), di tengah transaksi di pasar saham yang cenderung sepi.

Nilai total transaksi di pasar saham pada sesi pertama tercatat sebesar Rp5,74 triliun, tidak sampai setengah dari rata-rata transaksi harian pekan lalu yang mencapai Rp16,36 triliun.

Sementara volume saham yang diperdagangkan pada sesi pertama mencapai 14,28 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi 1,06 juta kali. Sebanyak 329 saham mencatat kenaikan harga, 291 saham melemah, dan 168 lainnya stagnan.

Enam dari sebelas indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor infrastruktur yang mencapai 0,40%. Sementara sektor transportasi dan logistik mencatat kenaikan tertinggi yaitu 1,47%.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)danPT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)mencatat transaksi tertinggi, masing-masing Rp233,97 miliar dan Rp225,99 miliar. Namun harga saham ANTM turun 1,50% dan TPIA naik 3,27%.

Seiring dengan penurunan IHSG pada sesi pertama, investor asing mencatatkan penjualan bersih atau net sell sebesar Rp216,24 miliar. Sejumlah saham terkait tambang dan bank terpantau memimpin daftar net sell terbesar, sementara saham-saham dari sektor basic materials masih diakumulasi oleh investor asing.

Berikut ini rincian Top 5 Net Foreign Buy dan Top 5 Net Foreign Sell pada perdagangan sesi pertama Senin (21/9):

PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN)– Rp29,55 miliar

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)– Rp29,14 miliar

PT Timah Tbk (TINS)– Rp23,42 miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)– Rp19,05 miliar

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)– Rp18,11 miliar

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)– Rp100,62 miliar

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)– Rp79,91 miliar

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)– Rp53,47 miliar

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)– Rp50,77 miliar

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)– Rp17,13 miliar

Baca Juga


Sumber asli: “IHSG OR “bursa efek” Indonesia” – Google Berita