Prabowo: Peremajaan Tebu Mandek 12 Tahun, Kini Dipercepat

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan mengenai kondisi perkebunan tebu nasional. Selama 12 tahun, program peremajaan tebu di Indonesia praktis berhenti total. Pengakuan ini disampaikannya saat menghadiri acara panen raya serentak di Malang, Jawa Timur, pada Jumat 17 Januari.

Informasi tentang keterlambatan panjang tersebut diperoleh Prabowo dari laporan langsung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Menurut Prabowo, Amran menjelaskan bahwa tidak ada kegiatan peremajaan tebu yang berjalan selama periode tersebut. Kondisi ini jelas menjadi perhatian serius mengingat tebu merupakan komoditas strategis bagi industri gula nasional.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman awalnya merancang program peremajaan dengan target 100 ribu hektare per tahun. Dengan skala tersebut, proyeksi penyelesaian program diperkirakan membutuhkan waktu empat tahun. Namun, dalam dialog lebih lanjut dengan Presiden, Amran menyatakan keyakinan bahwa target tersebut dapat dipercepat menjadi hanya dua tahun.

Presiden Prabowo menceritakan momen tersebut dengan nada santai. Menurutnya, Amran menjawab dengan penuh semangat dan keberanian bahwa percepatan dua tahun sangat memungkinkan dilakukan. Respons Prabowo pun tak luput dari selera humor khasnya. Ia menasihati Amran agar tetap menjaga kesehatan selama menjalankan program percepatan tersebut.

Presiden menekankan pentingnya kesehatan para menterinya karena negara dan bangsa masih membutuhkan kontribusi mereka. Ia bahkan berkelakar bahwa siap memberikan ilmu kepada para menteri agar tidak mudah jatuh sakit atau kelelahan saat bekerja keras.

Di luar pembahasan tentang peremajaan tebu, Prabowo juga menyinggung berbagai program strategis pemerintah di sektor pangan dan sumber daya alam. Ia menyampaikan bahwa target swasembada pangan telah berhasil dicapai. Saat ini pemerintah sedang mengupayakan pencapaian swasembada energi dan mulai merintis program swasembada air. Tujuannya agar masyarakat memiliki akses memadai terhadap air bersih untuk kebutuhan rumah tangga maupun air untuk sektor pertanian.

Program-program tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor vital. Percepatan peremajaan tebu menjadi bagian dari upaya besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan pada impor gula.