Ekonomi tumbuh 6% pada 2027, bagaimana strategi Indonesia? – idnfinancials.com

JAKARTA – Menteri Keuangan, Suahasil Nazara optimistis ekonomi Indonesia dapat tumbuh 6% pada 2027. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menilai inve

JAKARTA – Menteri Keuangan, Suahasil Nazara optimistis ekonomi Indonesia dapat tumbuh 6% pada 2027. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menilai investasi perlu tumbuh sekitar 7% sekaligus memperkuat kapasitas ekonomi nasional.

Suahasil mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan diarahkan untuk mendorong investasi dan menciptakan pengungkit bagi pertumbuhan ekonomi.

“Ini menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar. Karena itu, berbagai macam elemen di dalam pembangunan kita harus bersinergi, harus bekerja sama,” kata Suahasil dalam ANTARA Business Forum di Jakarta, Rabu (23/9),seperti dikutip Antaranews.

Menurut Suahasil, pertumbuhan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan belanja pemerintah. APBN perlu diarahkan pada titik-titik strategis yang mampu memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian, termasuk melalui konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor.

Target pertumbuhan 6% tersebut membutuhkan akselerasi dari posisi ekonomi saat ini. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% pada semester I 2026. Sementara itu, ekonomi kuartal II 2026 tumbuh 5,29% secara tahunan.

Dari sisi pengeluaran, investasi menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan. Bank Indonesia mencatat investasi tumbuh 6,87% pada kuartal II 2026.

Pada periode yang sama, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,06%, sedangkan ekspor meningkat 4,13%.

Capaian investasi tersebut dinilai positif, tetapi Suahasil menegaskan peningkatan investasi masih diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada 2027.

Karena itu, pemerintah menargetkan investasi tumbuh sekitar 7% agar dapat menopang pencapaian pertumbuhan ekonomi 6%.

Dalam kerangka tersebut, Suahasil menempatkan APBN sebagaifiscal enableratau pengungkit fiskal. Kebijakan fiskal diarahkan untuk mendukung program prioritas pembangunan sekaligus menciptakan kondisi yang mendorong dunia usaha dan investasi.

Langkah tersebut dilakukan melalui belanja yang lebih terarah, peningkatan kualitas belanja, serta pemberian insentif perpajakan pada sektor atau kegiatan yang memberikan manfaat bagi perekonomian.

Target pertumbuhan ekonomi 6% juga telah masuk dalam asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2027. Pemerintah menetapkan target tersebut bersamaan dengan sasaran pertumbuhan investasi 7% dan defisit anggaran 2,4% terhadap PDB.

Target pemerintah tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi OECD. DalamEconomic Outlook Interim ReportSeptember 2026, OECD memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% pada 2026 dan 5,1% pada 2027.

Dengan demikian, target pemerintah sebesar 6% pada 2027 membutuhkan tambahan laju pertumbuhan sekitar 0,9 poin persentase dibandingkan proyeksi OECD.

OECD juga memperkirakan pertumbuhan Indonesia pada 2027 akan didukung oleh perbaikanterms of tradeyang mendorong pertumbuhan investasi. Namun, proyeksi tersebut masih berada di bawah target pemerintah.

Selain APBN, pemerintah mengharapkan peran Danantara dan sektor swasta dalam memperkuat investasi strategis. Danantara diharapkan dapat mengombinasikan kemampuan negara melalui badan usaha milik negara (BUMN) dengan peran sektor swasta.

Sektor swasta tetap menjadi salah satu mesin pertumbuhan melalui investasi, pengembangan usaha, dan penciptaan aktivitas ekonomi.

Dengan kombinasi kebijakan fiskal, peningkatan investasi, serta peran BUMN dan sektor swasta, pemerintah berupaya memperbesar kapasitas ekonomi Indonesia dan mengejar target pertumbuhan 6% pada 2027.(DH)

Baca Juga


Sumber asli: “”kebijakan ekonomi” OR APBN Indonesia” – Google Berita