“`html Bahaya Menyapu Abu Vulkanik dalam Kondisi Kering Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mencapai sejumlah daerah. Banyak warga men
“`html
Bahaya Menyapu Abu Vulkanik dalam Kondisi Kering
Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mencapai sejumlah daerah. Banyak warga mengeluhkan lantai rumah dipenuhi debu abu vulkanik.
Sejumlah konten di media sosial sejak Minggu (6/9) memperlihatkan warga menyapu abu tersebut agar lantai kembali bersih. Namun, cara ini tidak disarankan.
Abu Bisa Kembali Beterbangan
Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebut menyapu abu vulkanik, terutama saat kering, dapat membuat partikel abu kembali beterbangan ke udara.
Kondisi itu meningkatkan risiko abu vulkanik terhirup.
USGS Imbau Hindari Dry Sweeping
USGS secara eksplisit mengimbau masyarakat menghindari dry sweeping, atau menyapu lantai yang tertutup abu vulkanik dalam kondisi kering.
Imbauan tersebut berkaitan dengan risiko partikel abu beterbangan dan dampaknya terhadap paru-paru.
Kesimpulan
Menyapu abu vulkanik dalam kondisi kering dapat membuat debu kembali tersebar di udara. Karena itu, USGS menyarankan masyarakat menghindari dry sweeping.
“`
Baca Juga
Sumber asli: CNN Indonesia | Berita Terkini Gaya Hidup