Kategori: Tutorial

  • Prediksi IHSG 21 Juli: Dua Analis Bagi Proyeksi

    Prediksi IHSG 21 Juli: Dua Analis Bagi Proyeksi

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (21/7). Dua analis dari sekuritas berbeda memberikan pandangan teknikal merek

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (21/7). Dua analis dari sekuritas berbeda memberikan pandangan teknikal mereka.

    Proyeksi Herditya Wicaksana (MNC Sekuritas)

    Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas, meski risiko koreksi tetap perlu diwaspadai.

    “Penguatan IHSG diperkirakan terbatas hingga menguji area 6.264 dan masih rawan terkoreksi ke kisaran 5.747-5.935. Namun, jika mampu menembus level 6.377, IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area 6.450-6.545,” ujar Herditya dalam riset hariannya.

    Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.111, 5.839 dan resistance 6.286, 6.599 hari ini. Ia merekomendasikan sejumlah saham: AMMN, BIPI, BULL, NCKL, dan XNVE.

    Proyeksi Ivan Rosanova (Binaartha Sekuritas)

    Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih bergerak di area krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.

    “IHSG saat ini tengah menguji resistance Fibonacci di level 6.264 dengan potensi overshoot hingga 6.308. Namun, jika penutupan harian tetap berada di bawah 6.264, IHSG diperkirakan berpeluang memasuki fase bearish,” ujar Ivan.

    Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.138, 6.007, 5.887, dan 5.739, serta resistance 6.264, 6.377, 6.545, dan 6.835. Saham yang direkomendasikan: BBNI, ICBP, dan KLBF.

    Data Perdagangan Sebelumnya

    IHSG ditutup di level 6.231 pada perdagangan Senin (20/7) sore. Indeks menguat 56,24 poin atau 0,91 persen dari perdagangan sebelumnya.

    Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp17,15 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,52 miliar saham. Frekuensi perdagangan sebanyak 2,39 juta kali transaksi.

    Pada penutupan kemarin, 399 saham menguat, 210 saham terkoreksi, dan 185 saham stagnan.

    Catatan: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

    Pertanyaan Umum

    Apakah panduan ini bisa diterapkan?
    Sesuaikan langkah dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

    Baca Juga


    Sumber asli: CNN Indonesia | Berita Terkini Ekonomi